12 July 2024

Presiden terpilih Prabowo Subianto usai pidato kemenangan di Kertanegara, Jakarta. (Foto: Media Gerindra)

SinarHarapan.id – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan hasil rekapitulasi pada Rabu (20/3) malam. Prabowo mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2024 dan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kami ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya bagi yang telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024,” ucapnya saat konferensi pers di Kertanegara IV, Jakarta, Rabu (20/3).

Prabowo juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPU dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas lancarnya pelaksanaan pemilu 2024 serta TNI dan Polri yang membuat pesta demokrasi tahun ini berjalan tertib dan aman.

“14 Februari 2024 kita merasakan lancarnya pelaksanaan pemilu. Atas nama Prabowo-Gibran dan Koalisi Indonesia Maju, terima kasih KPU, DKPP serta penghargaan besar kepada TNI-Polri yang membuat pemilihan 2024 sangat tertib, aman, dan sejuk,” ujarnya.

Prabowo lalu mengucapkan terima kasih kepada Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusungnya, terutama para ketua umum dan seluruh kader partai politik yang tergabung di dalamnya. Selain itu, Prabowo juga berterima kasih kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) hingga para relawan pendukung.

“Kami menyanpaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh ketua umum dan semua kader dari semua partai di KIM, kemudian TKN, para relawan, emak-emak yang hadir di sini (kediaman Kertanegara IV),” kata Prabowo.

Prabowo mengajak seluruh rakyat Indonesia bersatu untuk membawa negara menuju kemakmuran dan keadilan. Ia menekankan pentingnya kembali memperkuat semangat kebangsaan di tengah perbedaan.

“Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia bersama-sama menatap ke depan, bersatu, bergandengan tangan. Kita harus rukun, bekerja sama untuk membawa Indonesia menuju kemakmuran dan keadilan,” kata Prabowo.

“Kita harus kembali memperkuat semangat kebangsaan, kalau ada perbedaan di antara kita itu adalah baik. Kita menghormati perbedaan. Pemilu sudah selesai, semua pilihan rakyat harus kita hormati,” kata presiden terpilih Prabowo Subianto.

Dia menegaskan bahwa Prabowo-Gibran akan menjadi presiden dan wakil presiden yang bekerja sekeras-kerasnya untuk seluruh rakyat Indonesia. Prabowo mengatakan, bakal membuktikan mandat ini dengan menjadi pemimpin yang betul-betul mengabdi pada rakyat.

“Kami telah dipilih oleh rakyat, mandat rakyat di tangan kami, Prabowo-Gibran akan menjadi presiden wakil presiden pemerintah untuk seluruh rakyat Indonesia. Bagi mereka yang tidak memilih kami, berilah kesempatan. Kami akan buktikan menjadi presiden dan wakil yang akan bekerja sekeras-kerasnya untuk seluruh rakyat Indonesia,” pungkas dia.

Prabowo Subianto juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas rekonsiliasinya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Prabowo mengatakan Jokowi memiliki andil penting dalam rekonsiliasi besar antara kedua pihak yang bertanding di pilpres dua kali tersebut.

“Saya ingin juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih saya kepada Presiden RI Joko Widodo. Beliau telah memberikan rekonsiliasi besar 10 tahun lalu, beliau rangkul dan bahkan beliau juga yang sangat besar mendorong saya hingga hari ini menerima mandat dari rakyat,” kata Prabowo.

Prabowo mengapresiasi Jokowi atas pembangunan yang selama ini dijalaninya sebagai presiden khususnya pada bidang ekonomi.

“Saya menerima mandat dari rakyat dengan dasar yang kuat yang telah beliau bangun khususnya di bidang ekonomi untuk kita bekerja lebih cepat lebih keras kepada rakyat indonesia terima kasih,” kata Prabowo.

KPU telah menyelesaikan rekapitulasi nasional perolehan suara Pilpres 2024. KPU menetapkan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi pemenang Pilpres 2024.

Hasil Pilpres 2024 tersebut ditetapkan berdasarkan berita acara KPU nomor 218/PL.01.08-BA/05/2024. Rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 38 provinsi dan 128 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). Total keseluruhan suara sah nasional sebanyak 164.227.475.