23 July 2024

StockReview.id –  PT Asuransi Jasindo Syariah (Jasindo Syariah) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I-2024. Mengenai hal itu, Direktur Utama Jasindo Syariah At Yaltha mengatakan perusahaan berhasil meraih jumlah kontribusi bruto pada kuartal I-2024 sebesar Rp 97,28 miliar.

At menerangkan, nilai tersebut tumbuh 52,15%, jika dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu. “Kinerja tersebut dikontribusi oleh empat line of business, yakni asuransi kendaraan bermotor, asuransi properti, asuransi aneka, dan asuransi marine cargo,” ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Utara, Jumat (17/5).

At menyampaikan empat lini bisnis tersebut berkontribusi 91% terhadap jumlah kontribusi bruto Jasindo Syariah pada kuartal I-2024. “Jadi, kinerja tersebut sudah sesuai dengan fokus kami, yakni mencakup main sustainability dan retail,” kata dia.

Selain ditopang empat lini bisnis tersebut, At menjelaskan penyebab kenaikan kontribusi bruto karena adanya inisiatif Jasindo untuk menyelenggarakan rapat koordinasi menentukan target pada 2024. Dengan demikian, para pekerja yang berada di bagian operasional telah mendapatkan budget yang digunakan untuk mempercepat kinerja pada awal Januari 2024. Hal itu yang membuat kontribusi perusahaan meningkat.

At menyebut perusahaan telah memulai bisnis retail pada Maret 2023 dan dampaknya baru terasa 10 bulan sampai 1 tahun kemudian.

“Dengan berubahnya fokus bisnis dari korporasi ke retail, tentu terlihat hasilnya,” ujarnya.

Selain itu, At menyampaikan Jasindo Syariah juga mengubah mekanisme pemasaran dan keuangan dari cabang menuju sentral atau melakukan sentralisasi. Jadi, semua yang dari cabang ditarik ke pusat.

At mengungkapkan pada tahun ini, pihaknya menargetkan pencapaian kontribusi bruto sebesar Rp 314 miliar. Target itu tumbuh sebesar 48,11%, jika dibandingkan realisasi pada 2023 yang sebesar Rp 212 miliar.

Untuk mencapai target pada tahun ini, dia bilang Jasindo Syariah masih akan memaksimalkan 4 lini bisnis yang mencetak kinerja positif pada tahun lalu, yakni asuransi kendaraan bermotor, asuransi properti, asuransi aneka, dan asuransi marine cargo.

Sementara itu, pada kuartal I-2024, At menerangkan nilai klaim bruto sampai kuartal I-2024 sekitar Rp 37 miliar.

“Sebagian besar atau sekitar Rp 21 miliar, merupakan penyelesaian klaim-klaim masa lalu atau tahun-tahun sebelumnya. Memang ada klaim yang penyelesaiannya membutuhkan waktu yang panjang, seperti klaim marine cargo,” kata At.