18 June 2024

SinarHarapan.id-Pihak pemerintah melalui BKKBN serta anggota dewan kerap turun langsung menyelesaikannya.

Drs. H. Acep Adang Ruhiat, M.Si, Anggota Komisi IX DPR RI  hadir dalam Program Percepatan Penurunan Stunting melalui kegiatan sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) bertempat di Aula Cipedes, Desa Panglayungan, Kec. Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.(30/1/2024)

Drs. H. Acep Adang Ruhiat, M.Si mengajak masyarakat Desa Panglayungan, Kec. Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat untuk ikut terlibat menurunkan kasus stunting dengan melakukan perencanaan kehidupan berkeluarga dan Keluarga Sejahtera.

Lebih lanjut Drs. H. Acep Adang Ruhiat, M.Si mengatakan, Kami merasa bangga bahwasannya BKKBN Pusat, Kabupaten dan Kota telah sukses atas kerjasama acara ini. Kegiatan ini penting bagi kita. Persoalan sosial dan kesehatan masyarakat menjadi penting.
Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh kondisi pendidikan, kesehatan dan masyarakatnya. Apakah negara ini maju, berkembang atau miskin. Indonesia berada dalam posisi yang sedang saja, tidak maju namun juga tidak miskin, imbuh Drs. H. Acep Adang Ruhiat, M.Si.

Sementara menurut Yani Nurjamaniah, S.Sos, M.Si, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Tasikmalaya, mengatakan, Yani : kondisi stunting 2024 di Indonesia harus turun. Kita harus semangat bersama-sama menunantaskan stunting. Namun sebelumnya kita harus tahu apa itu stunting ?. Stunting adalah kondisi anak yang gagal berkembang dan tidak berkembang sesuai dengan umurnya. Apa anak ini perlu dibawa ke posyandu, bidan atau ke dokter ?. Stunting ini bukan hanya menjadi tanggungjawab jadi ibu saja, namun berdua dengan bapaknya.

Elma Triyulianti Djadjuri, S.Psi, MM, Koordinator Bidang KSPK BKKBN Jawa Barat, menuturkan bersama komisi IX DPR, BKKBN terus menggunakan program pengentasan stunting. Ini menjadi PR bersama. Penegahan stunting menjadi permasalahan bersama. BKKBN menggelar program Bangga Kencana yang merupakan satu program menghadapi stunting. Bangga Kencana sendiri memiliki arti tingkatan dari pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana. Karenanya BKKBN akan terus mengupayakan program Bangga Kencana ini.