21 June 2024

StockReview.id – World Water Forum ke-10 yang berlangsung dari 18 sampai 25 Mei 2024 di Bali diharapkan menyepakati pelaksanaan 120 proyek strategis bernilai 9,4 miliar dolar AS atau sekira Rp150 triliun berkenaan dengan penanganan masalah air dan sanitasi.

“Kita harus menghasilkan concrete deliverables dari forum ini, akan melaksanakan 120 proyek strategis terkait air bernilai 9,4 miliar dolar AS, termasuk tindak lanjut dari inisiatif Indonesia di G20 tahun 2022, yaitu G20 Bali Global Blended Finance Alliance (GBFA),” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat membuka Rapat Koordinasi Panitia Nasional World Water Forum ke-10 di Laguna Resort and Spa, Bali, Kamis (16/5).

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers pemerintah pada Jumat, ia menyampaikan bahwa GBFA akan mendukung pendanaan untuk aksi iklim, termasuk upaya mengatasi krisis air.

“Kami akan mengadakan launching Sekretariat GBFA dan penandatanganan LoI dengan beberapa negara sebagai founding member pada 20 Mei nanti, Setneg dan Kemlu harap fasilitasi para undangan high-level yang belum mendapatkan akses masuk,” katanya.

Luhut mengatakan bahwa World Water Forum ke-10 akan dihadiri oleh 13.448 orang dari 148 negara, termasuk di antaranya delapan kepala negara dan wakil kepala pemerintahan, tiga utusan khusus, dan 38 menteri.

“Terdapat juga anggota parlemen dari berbagai negara, perwakilan daerah, asosiasi, perusahaan swasta dan pemuda,” katanya.