BALI (SinarHarapan.id) – Menikmati cocktail sambil menyaksikan matahari terbenam dari rooftop dengan suasana tenang kini hadir di kawasan pantai seminyak Bali. Soluna Bar Bali resmi dibuka pada Sabtu (22/8), menawarkan konsep hidden speakeasy bar dengan kapasitas terbatas dan suasana intim.
Berada di rooftop Grand Seminyak, Soluna mengusung konsep bar tersembunyi yang berbeda dari tempat hiburan pada umumnya. Pengunjung dapat menikmati beragam signature cocktails sekaligus berbincang dengan suasana yang lebih nyaman tanpa atmosfer pesta yang terlalu ramai.
Bar ini beroperasi setiap hari mulai pukul 18.00 hingga 02.00 WITA. Kapasitas pengunjung dibatasi sekitar 80 orang per hari untuk mempertahankan konsep intimate yang menjadi karakter utama Soluna.
Pemilik Soluna, Maxime, mengatakan konsep tersebut terinspirasi dari nostalgia kawasan Double Six yang pernah menjadi tempatnya menghabiskan waktu bersama teman-teman.
“Konsep tersebut terinspirasi dari nostalgia kawasan Double Six yang pernah menjadi tempatnya menghabiskan waktu bersama teman-teman. Ini lebih balik ke nostalgia zaman dulu, kita biasanya hangout di daerah sini, di Pantai Double Six,” kata Maxime.
Menurutnya, Soluna dibuat sebagai tempat untuk kembali menikmati suasana santai dan sederhana di kawasan yang memiliki banyak kenangan baginya.
Nama Soluna juga memiliki makna personal. Maxime menjelaskan, Soluna berarti bulan dan berkaitan dengan sejumlah kenangan penting dalam kehidupannya, termasuk bersama sang istri, Luna Maya.
“Soluna adalah bulan. Ini lebih ke misalnya, jika saya ingin mengingat sesuatu yang berarti pasti ada nama Luna di situ,” ujarnya.
Maxime menambahkan, dirinya bersama Luna Maya memiliki kedekatan dengan kawasan pantai tersebut. Karena itu, kehadiran Soluna menjadi bagian dari keinginan untuk menghadirkan kembali suasana masa lalu dengan konsep yang lebih modern.
“Aku sama Luna selalu menghabiskan waktu dekat pantai sini, kita seperti balik ke awal saja sih, kembali ke masa kecil kami,” katanya.
Soluna sekaligus menjadi konsep speakeasy pertama yang dihadirkan Maxime. Jika nantinya dikembangkan ke lokasi lain, konsep serupa disebut akan tetap dipertahankan.
“Speakeasy ini adalah yang pertama. Apabila mungkin ada expand, mungkin nanti konsepnya sama,” ujarnya.
Sementara itu, Laura Hasjim mengatakan Soluna tidak sekadar mengandalkan ukuran tempat, tetapi menonjolkan pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung. Posisi rooftop yang menghadap kawasan pantai menjadi salah satu keunggulan utama.
“Speakeasy bar itu tempatnya bukan selalu yang besar, tetapi di sini itu kayak ada rooftop-nya, langsung beach front. Di sini itu belum ada seperti ini, dan bar ini spesial untuk istri Max, Luna Maya,” ujar Laura.
Director of Sales and Marketing Soluna, Yunita Purnawati, mengatakan konsep hidden bar dipadukan dengan pemandangan sunset secara langsung.
“Bedanya kalau di Soluna ini kita satu-satunya speakeasy bar yang memiliki sunset view. Kita seperti satu tempat yang hidden dari jam 6 sampai jam 2 pagi kita opening,” kata Yunita.
Dari sisi produk, Soluna fokus menawarkan cocktail, khususnya berbagai signature cocktails. Untuk saat ini, bar tersebut belum menyediakan makanan. Namun, pengelola membuka peluang menghadirkan layanan pemesanan makanan pada tahap berikutnya.
“Konsepnya menjual cocktails, signature cocktails dan tidak menjual makanan, tetapi mungkin next kita akan ke depannya ada take order makanan,” ujarnya.
Pengalaman pengunjung juga akan dilengkapi hiburan seperti live music dan berbagai entertainment lain yang disiapkan secara bertahap.
Untuk menjangkau pasar, Soluna mengandalkan konsep hidden bar dan promosi dari mulut ke mulut. Komunitas serta wisatawan mancanegara menjadi bagian dari target pasar yang dibidik.
“Untuk target market-nya karena dari mulut ke mulut, dan kita konsepnya hidden bar. Mungkin nanti ada tamu mancanegara juga, community yang disebarkan dan mulut ke mulut saja,” jelas Yunita.
Soluna tidak menerapkan tiket masuk maupun minimum spend. Harga minuman ditawarkan mulai Rp180 ribu. Kapasitas sekitar 80 orang sengaja dibatasi agar pengunjung tetap dapat duduk santai dan berbincang.
Selain area utama, Soluna memiliki VIP room berkapasitas sekitar 11 hingga 12 orang yang dilengkapi televisi dan fasilitas karaoke. Dalam rangka grand opening, pengelola memberikan promo diskon 15 persen selama satu bulan.
Secara lokasi, Soluna berada di dalam area Grand Seminyak, tetapi berdiri sebagai entitas tersendiri dan bukan bagian dari Grand Seminyak. Bar ini menempati area rooftop yang berada di sebelah Moonlite Restaurant.
Akses menuju Soluna dibuat menyerupai pintu rahasia untuk memperkuat identitas sebagai hidden speakeasy. Konsep ini merujuk pada gaya bar tersembunyi yang populer di Amerika Serikat pada era Pelarangan Alkohol atau Prohibition pada 1920–1933.
Di era modern, konsep speakeasy kembali populer dengan mengedepankan suasana eksklusif, tersembunyi, dan pengalaman yang berbeda dari bar konvensional. Soluna membawa konsep tersebut ke rooftop kawasan Double Six dengan tambahan daya tarik sunset view dan suasana yang lebih intim.












