21 June 2024

Duta Besar RI untuk Inggris dan Irlandia, Dr. Desra Percaya membuka Pavilion Indonesi di London Coffee Festival 2024. (Foto: KBRI London)

SinarHarapan.id – Paviliun Indonesia ‘Discover Indonesia Pavilion’ hadir pada pameran kopi terbesar di Inggris dan Eropa “The London Coffee Festival 2024” (LCF), di Truman Brewery, London pada 11-14 April 2024.

Pavilion Indonesia menghadirkan Kopitheory, Homade kopi dan UKM binaan Bank Indonesia sebagai exhibitor yang akan menampilkan ragam kopi nusantara dari Gayo dan Mandailing.

“Kehadiran Pavilion Indonesia pada London Coffee Festival 2024 merupakan perwujudan komitmen untuk selalu mendukung petani dan eksportir kopi Indonesia, sekaligus mempromosikan keunggulan kopi Indonesia di pasar internasional,” kata Dr. Desra Percaya, Duta Besar RI untuk Inggris dan Irlandia saat pembukaan Pavilion Indonesia, Kamis (11/4).

“Selain itu, kita juga harus memanfaatkan penguatan kerjasama Indonesia dan Inggris, khususnya dalam momen 75 tahun perayaan bilateral kedua negara di tahun ini,” kata Dubes RI.

Lebih dari 300 exhibitor yang terkait dengan kopi seperti produsen kopi, roaster, café, trader, produsen peralatan, serta produk makanan dan minuman berbasis kopi berpartisipasi dalam pameran.

Tidak kurang dari 30.000 pengunjung dari kalangan pebisnis dan konsumen dari Inggris Raya, Eropa, Asia, dan Timur Tengah, akan datang memenuhi event LCF 2024.

Kopi Gayo dan kopi Mandailing dipromosikan dalam London Coffee Festival 2024. (Foto KBRI London)

“Promosi kopi di pameran Internasional yang bergengsi selalu menjadi prioritas kami di Kementerian Perdagangan. Khusus Inggris, pameran ini penting karena Inggris merupakan pasar yang besar sebagai tujuan ekspor kopi Indonesia,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Didi Sumedi.

“Total perdagangan Indonesia dan Inggris selama 3 tahun terakhir yang meningkat sebesar 7,29%, mencerminkan penguatan hubungan dagang kedua negara,” kata Didi.

Pavilion Indonesia membidik pengunjung yang berasal dari Inggris Raya, berbagai negara Eropa seperti Jerman, Belanda, Latvia, Italia, Perancis, Spanyol dan negara-negara lain seperti Afrika Selatan, Meksiko, India, Mauritius, Malaysia.

Selain mempromosikan kopi Gayo Arabika dan Mandailing, Pavilion Indonesia juga memamerkan strain kopi dan cupping kopi made in Indonesia serta kesempatan business matching.

“Kami menghadirkan produk UMKM kopi dari Sibolga dan Jember untuk LCF 2024 ini, untuk menyajikan taste of Indonesia kepada importir dan penikmat kopi di Inggris,” kata Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia London Farida Peranginangin.

Menurut Ayu Siti Maryam, Atase Perdagangan KBRI London, Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara eksportir kopi terbesar ke Inggris dengan nilai ekspor sebesar USD 26 juta pada 2023.

“Peluang penetrasi pasar kopi Indonesia tentu masih terbuka lebar, dilihat dari tren peningkatan konsumsi kopi sebesar 7,43% di Inggris,” kata dia.

Kehadiran pavilion Indonesia ‘Discover Indonesia Pavilion’ LCF 2024 merupakan sinergi dan kolaborasi antara KBRI London, Kementerian Perdagangan RI, Kantor Perwakilan Bank Indonesia London dan PT Pertamina (Persero).

Target potensi transaksi di pavilion Indonesia pada pameran kali ini mencapai diperkirakan mencapai USD 300.000 atau Rp. 4.6 miliar.

(Sumber: KBRI London)