17 June 2024

StockReview.id – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memastikan penyelesaian sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini masih berjalan.

Komitmen Hutama Karya ini sejalan dengan target dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga akhir tahun 2024 yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR saat Rapat Kerja Nasional Percepatan Penyelesaian dan Pra-Evaluasi PSN.

Sekjen Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah mengatakan target penyelesaian PSN tersebut terbagi menjadi dua periode, semester pertama dan kedua yang dimana pada semester pertama akan menyelesaikan 10 proyek.

“Sejak tahun 2016-2023, Kementerian PUPR diberi amanah untuk melaksanakan pembangunan 201 PSN sehingga tersisa 116 PSN, dengan 45 PSN selesai dibangun, 28 PSN ditargetkan selesai dibangun pada 2024, dan 43 PSN ditargetkan selesai setelah 2024,. kata Mohammad Zainal Fatah.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menyampaikan bahwa dari sejumlah PSN yang ditargetkan tersebut, beberapa digarap oleh Hutama Karya.

Yakni Bendungan Way Apu dengan progres sebesar 84,86% dan target selesai pada Oktober 2024, Bendungan Meninting sebesar 77,66% dan target selesai pada bulan Agustus 2024, serta SPAM Benteng Kobema sebesar 68% dan target selesai pada Desember 2024.

Sementara untuk proyek jalan tol yakni pembangunan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 ruas Padang Tiji – Seulimum progres saat ini sebesar 86.89% dan target selesai pada September 2024 serta ruas Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat) dengan progres saat ini telah mencapai 100% dimana Seksi 1 (Tebing Tinggi – Indrapura) telah beroperasi sejak 10 November 2023.

Sedangkan untuk Seksi 2 (Indrapura – Kuala Tanjung), Seksi 3 (Tebing Tinggi – Serbelawan) dan Seksi 4 (Serbelawan – Pematang Siantar) segmen Serbelawan . Sinaksak ditargetkan beroperasi pada Oktober 2024.

“Hutama Karya optimis dapat menyelesaikan sejumlah proyek PSN sesuai dengan target yang telah direncanakan guna mewujudkan pemerataan pengembangan infrastruktur di berbagai wilayah,” ujar Adjib.