BALI (SinarHarapan.id) – Kelancaran pengairan di lahan pertanian menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Gianyar. Menyikapi jebolnya saluran irigasi terowongan di Subak Petak Jeruk, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar bergerak cepat mencari solusi teknis demi menyelamatkan masa tanam para petani.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Gianyar, Dr. Ir. I Made Dwipa Arta, ST., MT., Selasa (21/4) mengungkapkan, kerusakan terjadi pada saluran tersier Daerah Irigasi (DI) Pejeng. Saluran berupa terowongan tersebut jebol sepanjang 30 meter dan tertimbun material longsor.
Kondisi tanah yang labil di lokasi kejadian memperparah situasi, sehingga aliran air tersumbat total. Dampaknya, dua subak kehilangan akses air, yakni Subak Dajan Suwat dan Subak Petak Jeruk.”Kami sudah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida karena ini merupakan kewenangan di pusat. Namun, karena ini adalah saluran tersier yang pemeliharaannya menjadi kewajiban subak, Pemkab Gianyar hadir untuk membantu mencari solusi agar air bisa segera mengalir kembali,” ujar Made Dwipa Arta.
Mengingat urgensi kebutuhan air bagi petani, Dinas PUPR Gianyar telah merancang langkah taktis jangka pendek. Fokus utama saat ini adalah koordinasi pemilik lahan melakukan komunikasi dengan pemilik tanah yang dilalui jalur irigasi agar proses perbaikan dapat berjalan lancar. Pemasangan pipa berencana menggunakan pipa berdiameter 12 inci untuk mengalirkan air melewati titik longsor secara darurat.
Terkait mekanisme perbaikan, Made Dwipa Arta menjelaskan bahwa Pemkab Gianyar siap memfasilitasi perbaikan tersebut melalui skema Hibah Barang.
”Agar bantuan dapat segera dieksekusi secara administratif, kami meminta pihak Subak untuk segera mengajukan proposal permohonan perbaikan. Dengan dasar proposal tersebut, Pemerintah Kabupaten dapat melakukan tindakan perbaikan secara resmi,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan dapat memulihkan pasokan air ke lahan persawahan di Subak Dajan Suwat dan Subak Petak Jeruk dalam waktu dekat, sembari menunggu penanganan permanen pada struktur terowongan yang rusak.












