BALI (SinarHarapan.id) – Pemerintah Kabupaten Gianyar terus memperkuat komitmennya sebagai Kabupaten Layak Anak dengan melibatkan generasi muda secara aktif dalam proses pembangunan. Hal ini ditegaskan dalam Forum Diskusi Anak Kabupaten Gianyar Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Gianyar, Minggu (12/4).
Acara ini menjadi wadah strategis bagi perwakilan siswa dari berbagai sekolah di Gianyar untuk menyuarakan aspirasi, ide, serta gagasan kreatif mereka guna menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan anak.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, yang akrab disapa Gus Bem, mengungkapkan bahwa Gianyar telah konsisten mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Layak Anak sejak Tahun 2014. Saat ini, Gianyar telah berhasil mempertahankan predikat Nindya.
”Melalui forum ini, kami berharap anak-anak berani menyampaikan solusi kreatif terhadap berbagai permasalahan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Masukan ini akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam perumusan kebijakan pemerintah,” ujar Gus Bem.
Pemerintah Kabupaten Gianyar memandang partisipasi anak bukan sekadar formalitas, melainkan elemen kunci dalam perencanaan pembangunan daerah. Gus Bem menekankan pentingnya memberikan ruang publik yang aman dan nyaman agar anak-anak dapat tumbuh menjadi agen perubahan bagi lingkungannya.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam forum ini antara lain peserta didorong untuk berbicara secara jujur, santun, dan bertanggung jawab. Melibatkan anak dalam setiap kebijakan yang berkaitan langsung dengan kehidupan dan masa depan mereka. Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang tumbuh kembang yang aman dan ramah bagi anak.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga mampu mendorong terwujudnya pembangunan Gianyar yang berkelanjutan, di mana suara generasi muda menjadi salah satu fondasi utamanya.












