HeadlineJembranaNetwork

Polres Jembrana Beri Layanan Kesehatan Pascabanjir di Tegalcangkring

×

Polres Jembrana Beri Layanan Kesehatan Pascabanjir di Tegalcangkring

Sebarkan artikel ini
KESEHATAN - Pelayanan kesehatan dasar Sidokkes Polres Jembrana dengan menyambangi warga yang terdampak banjir di Tegalcangkring, Rabu (8/4).

BALI (SinarHarapan.id) – Warga yang terdampak banjir di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Rabu (8/4) masih menjalani pemulihan lingkungan pascabencana. Setelah dilakukan pembersihan lumpur hingga Selasa (7/4), pemulihan kesehatan warga mendapatkan atensi dari sejumlah pihak. Polres Jembrana melalui layanan kesehatan bagi warga korban banjir di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Rabu (8/4).

Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menyasar langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak banjir, dengan menghadirkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. PS Kasi Dokkes Polres Jembrana, Aiptu Gst Ngurah Adi Sadnyana Putra mengatakan layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, pengecekan tanda vital, pemberian obat sesuai indikasi medis, hingga konsultasi kesehatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau pasca banjir serta mencegah munculnya penyakit lanjutan.

Sedikitnya 29 warga dari berbagai usia memanfaatkan layanan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah keluhan kesehatan ditemukan, di antaranya hipertensi pada 5 orang, myalgia 6 orang, rheumatoid arthritis 3 orang, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) 3 orang, tinea pedis 4 orang, serta satu kasus dyspepsia. Selain itu, 7 warga juga diberikan vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh. Aiptu Ngurah Adi Sadnyana Putra mengatakan menambahkan upaya ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga di bidang kemanusiaan.

Banjir yang dialami warga di Kelurahan Tegalcangkring Minggu (5/4) sore merupakan yang terbesar dialami warga selama kurun 10 tahun terakhir. Puluhan rumah terdampak, dan air hingga menggenangi kawasan Pasar Umum Tegalcangkring. Air meluber dari DAM atau bendung yang berada di sisi utara permukiman dan menggenangi jalan hingga pemukiman warga. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Namun karena dampaknya yang cukup banyak, penanganan pembersihan lumpur dilakukan hingga Selasa (7/4), kemarin.