21 June 2024

SinarHarapan.id-Untuk pertama kalinya, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) meluncurkan produk edisi terbatas menggunakan bio material.

3 kategori yang merupakan pertama kalinya diluncurkan Uni-Charm ini terdiri dari popok bayi Mamy Poko, pembalut wanita Charm, dan tisu basah anti bakteri Kirey Wipes.

Dengan menggunakan Bio Material yang berasai dari tanaman tebu, batu kapur, minyak botani dan resin alami, produk-produk ini dapat mengurangi penggunaan material yang berasal dari minyak bumi.

Pada tahun 2021 Unicharm mengembangkan produk yang ramah lingkungan demi berkontribusi pada lingkungan. Pada hari lingkungan hidup se- Dunia tahun ini, Unicharm meluncurkan produk-produk edisi terbatas menggunakan Bio Material dari 3 kategori yaitu popok bayi MamyPoko Royal Soft Bio, pembalut  Charm Cooling Fresh Bio & Charm Daun Sirih Bio (masing-masing tersedia dalam varian Day & Night) serta tisu basah anti bakteri Kirey Wipes Bio. Bio Material berasal dan tanaman tebu minyak botani dan resin alami. Berbeda dengan minyak bumi, bahan dasar. Melalui inisiatif ini Unicharm berharap dapat berkontrbusi dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan atau sustainable.

Menurut Tasya Kamila, “Untuk mengatasi masalah lingkungan tidak cukup hanya dengan upaya dari pemerintah saja. Setiap individu termasuk masing-masing dari kita harus berkontribusi dari hal kecil yang bisa kita lakukan sendiri, misalnya mengurangi penggunaan botol plastik dan menggantinya dengan tumbler, atau membawa totebag ketika berbelanja. Selain itu kita juga bisa berkontribusi dengan memilih dan menggunakan produk yang ramah tingkungan seperti yang diluncurkan Uni-charm ini”,

Penggunaan Bio Material pada Produk Charm Cooling Fresh Bio memiliki sensasi dingin yang sama seperti Charm Cooling Fresh reguler, menggunakan Bio Material pada beberapa bagian produk seperti kemasan, Top Sheet, Back Sheet, Side Sheet dan Wing Sheet.

Sedangkan Charm Daun Sirih Bio tetap memiliki fungsi dasar mencegah bau, dan menggunakan Bio Material di seluruh bagian pembalut meliputi Cover Sheet, Second Sheet hingga kemasan Individual. Seluruh bagian yang bersentuhan langsung dengan kulit dari 2 produk ini menggunakan 100% Bio fiber sehingga lebih lembut di kulit, juga lebih ramah untuk wanita dan lingkungan dibanding produk sejenis yang dituncurkan tahun lalu.

Mamy Poko Royal Soft Bio menggunakan Bio Material pada 80% komponen produk meliput kemasan dan bagian-bagian lain. Daya serap superior dan dryness nya setara dengan popok Mamy Poko Royal Soft reguler. Terutama di bagian top sheet yang bersentuhan dengan kulit bayi menggunakan 100% kapas organic yang aman.

Sedangkan pada Kirey Wipes Bio, serat plastik yang digunakan pada setiap lembar tisu seluruhnya diganti dengan campuran antara Bio Fiber atau serat Bio yang berasal dari tanaman tebu dan PET yang telah didaur ulang. Produk ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki keunggulan dari sisi anti bakterial, kelembutan, kemudahan penggunaan dan bebas alkohol yang sama dengan produk reguler.

Sementara menurut Heni Indrayati Head of Corporate Planning Division, “Unicharm mencanangkan Ethical Living for SOGa sebagai slogan perusahaan pada tahun 2021dengan tujuan untuk berkontribusi pada perwujudan SDGs. Unicharm telah melakukan berbagai kegiatan yang sejalan dengan elemen Ethical Living for SDGs, seperti edukasi pemilahan sampah di sekolah-sekolah, pemasangan pembangkit listrik tenaga surya, kegiatan bersih-bersih sungai, dan juga meluncurkan produk yang ramah lingkungan. Melalui upaya konkrit yang kami lakukan, kami berharap dapat berkontribusi untuk lingkungan”.

Presiden Direktur, Takumi Terakawa mengatakan, “Dari hasil riset yang kami lakukan, kesadaran konsumen pembalut wanita akan lingkungan meningkat hingga 2x lipat dalam 3 tahun terakhir. Di sisi lain, popok berbahan alami juga menjadi poin pertimbangan bagi konsumen dalam memilih popok bayi, dimana skornya meningkat 3x lipat di 1 tahun terakhir.

Kami menyadari bahwa sebagai perusahaan yang sudah lebih dari 25 tahun mengembangkan bisnisnya di Indonesia, kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap masalah sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan berbagai inisiatif mulai dari peluncuran produk ramah lingkungan, dan berbagai kegiatan konservasi lingkungan, ujarnya lagi.

Dari 17 target SDGs (Sustainable Development Goals) yang dicanangkan, melalui kegiatan ini kami berupaya untuk berkontribusi pada target No.12, Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Dan juga dengan salah satu elemen slogan perusahaan Ethical Living for SDGs yaitu Konservasi lingkungan, sumber daya laut dan pemeliharaan keanekaragaman hayati, untuk kedepannya pun kami akan terus berusaha untuk memecahkan masalah konservasi lingkungan dan sosial, serta berkontribusi pada perwujudan SDGs.