17 June 2024

SinarHarapan.id – Semangat berkompetisi para peserta Asia Young Designer Awards (AYDA) 2023/24 tampak memenuhi ruang penjurian yang berlangsung di  Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat yang diselenggarakan pada Rabu, 7 Februari 2024. Sebanyak 10 orang finalis yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, berlomba mempresentasikan karya desain mereka.

Penyelenggaraan AYDA Awards kali ini telah memasuki tahun ke-16 dan menjadi ajang kompetisi desain tingkat internasional yang bekerja sama dengan para profesional industri arsitektur dan desain interior, sebagai platform mengembangkan kapabilitas bagi para desainer muda dan ajang networking agar mampu bersaing di tingkat global.

Ramdhan Effendi, Sr. Project Sales Manager Nippon Paint Indonesia, mengungkapkan kekagumannya pada para finalis , “Melihat tingginya antusiasme dan semangat berkompetisi para peserta yang merupakan calon arsitek dan desainer interior muda Indonesia, membuat kami sebagai inisiator AYDA Awards, menjadi semakin yakin untuk terus mengapresiasi dan mendukung penuh dalam memberikan ruang serta membuka kesempatan bagi talenta muda berbakat Indonesia dalam berkarya.”

Berbeda dengan tahun sebelumnya, AYDA Awards 2023/24 mengusung tema ‘Converge: Championing Purposeful Designs’. Ketika kebanyakan desain bersifat komersil, desainer muda melalui tema AYDA Awards ini ditantang untuk membuat desain yang lebih mendalam mengenai pengembangan masyarakat yang belum teratasi masalahnya.

“Melalui tema tahun ini kami ingin mendorong para desainer muda untuk menggabungkan kreativitas dalam mendesain dengan isu global yang sedang diperjuangkan. Tujuan akhir dari karya ini adalah untuk membangun harapan bagi masyarakat yang membutuhkan solusi dan membantu perkembangan masyarakat melalui desain,” Ramdhan menambahkan.

AYDA Awards telah diadakan di 16 negara di Asia, dan diikuti lebih dari 1.200 institusi pendidikan, serta memperoleh lebih dari 45.000 karya dan akan terus bertambah setiap tahunnya.

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, pada Grand Finals AYDA  Awards 2023/24, Gold Winner berhasil dimenangkan oleh dua mahasiswa terbaik. Untuk kategori Arsitektur dimenangkan oleh Kelvin dari Universitas Sumatera Utara dengan karya UNCHAIN dan untuk kategori Desain Interior  dimenangkan oleh  Alifiah Azzahrah dari Telkom University dengan karya PAYABO HOUSE.

Bagi pemenang utama, AYDA memberikan penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp 20 juta, kesempatan magang, serta mewakili Indonesia dalam ajang AYDA International Summit 2024 di Chennai, India pada 3-5 Juli 2024 untuk memperebutkan gelar Asia Young Designer of The Year dan berkesempatan mendapatkan beasiswa senilai USD 10,000 di Harvard Graduate School of Design bagi peraih Gold Award.

Sebagai peraih Gold Winner dari kategori Arsitektur, Kelvin dari Universitas Sumatera Utara, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sangat gembira dan juga bangga karena telah membawa nama baik kampus dan juga menunjukkan hasil kerja keras, tak hanya saya sendiri namun juga bapak dan ibu dosen serta teman-teman yang telah mendukung sehingga karya kami dapat meraih penghargaan. Terima kasih kepada Nippon Paint yang telah memberi kesempatan berkompetisi dalam ajang AYDA Awards ini,” ungkap Kelvin.

Rasa gembira dan bangga juga dirasakan oleh Alifiah Azzahrah dari Telkom University sebagai peraih Gold Winner dari kategori Desain Interior. “Saya sangat bangga dan terharu karena berhasil menyabet penghargaan sebagai Gold Winner dari Desain Interior. Semoga karya kami ini dapat membawa manfaat bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Terima kasih Nippon Paint atas kesempatan dan dukungan yang telah diberikan.”

Sementara itu, salah satu Dewan Juri dari kategori Desain Interior, yaitu Grace Hartanti, Founder of Grace Hartanti Design Lab, turut mengapresiasi para finalis. “Ajang kompetisi bagi calon-calon desainer muda seperti ini tentu perlu terus didukung sehingga menjadi sebuah wadah positif dalam mengembangkan bakat-bakat luar biasa yang tersembunyi. Terlebih lagi nantinya mereka juga akan berkesempatan untuk unjuk gigi di kancah internasional, bersaing dengan negara-negara lain di Asia. Saya yakin karya anak Indonesia sangat mampu bersaing secara global,” tandas Grace.