BALI (SinarHarapan.id) – Kehadiran kapal pesiar MV The World untuk pertama kalinya di Pelabuhan Celukan Bawang pada Jumat (31/10) menjadi momentum berharga untuk memperkenalkan pesona wisata bahari dan budaya Buleleng kepada wisatawan internasional. Kapal berbendera Bahamas itu membawa 104 residents dan 299 kru, yang akan bermalam sebelum melanjutkan pelayaran menuju Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.
Setelah proses penambatan dan pemeriksaan dokumen, para residents menikmati tur darat ke sejumlah destinasi unggulan seperti Air Terjun Gitgit, Desa Wisata Munduk, dan Pantai Lovina, sementara sebagian lainnya memilih bersantai di sekitar pelabuhan. Menjelang malam, area pelabuhan disulap menjadi panggung budaya. Pelindo bersama stakeholder lokal menggelar Festival Budaya dan Live Music sebagai bentuk penghormatan kepada tamu-tamu istimewa dari berbagai negara.
General Manager Pelindo Cabang Celukan Bawang, Mochammad Imron, Minggu (2/11) mengatakan, Kabupaten Buleleng merasa terhormat bisa kedatangan kapal pesiar ini. Kunjungan ini menjadi bukti kesiapan pelabuhan Celukan Bawang mendukung pariwisata internasional sekaligus memperkenalkan budaya Bali Utara kepada dunia.
“Ini bukti kesiapan Buleleng menyambut kedatangan Kapal Pesiar. Sejumlah parade budaya sudah kami siapkam agar lebih dikenal,” jelasnya.
Tak hanya sebatas kunjungan biasa, Imron menyebut kegiatan berlanjut dengan Beach Clean Up Activity di pesisir Pelabuhan Celukan Bawang pada Sabtu (1/11). Residents, kru, dan seluruh stakeholder pelabuhan turun langsung memungut sampah di pantai. ” Ini simbol nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus dukungan terhadap visi Green Port yang diusung MV The World bersama Pelindo,”tutup Imron.












