21 June 2024

StockReview.id – PT Bank KEB Hana Indonesia (“Hana Bank” atau “Bank”) berhasil mencatatkan kinerja yang positif di penutup tahun 2023. Bank mencatat total aset (diaudit) sebesar Rp46,9 triliun pada tahun 2023 (“FY2023”), naik 0,39% secara tahunan atau year-on-year (Y-o-Y).

Presiden Direktur Hana Bank Jong Jin Park mengatakan, “Kinerja positif yang berhasil diraih ini mempertegas keberhasilan upaya Bank dalam menerapkan sejumlah strategi dan langkah untuk memperkuat kondisi fundamental Bank dan berorientasi pada kebutuhan nasabah,”.

Di tengah tantangan kondisi ekonomi dan pasar yang sangat menantang, perlu diapresiasi bahwa pertumbuhan aset Hana Bank tersebut ditopang oleh peningkatan penyaluran kredit sebesar Rp34,32 triliun pada tahun 2023, naik sebesar 5,13% (Y-o-Y) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp32,65
triliun. Kualitas penyaluran kredit Hana Bank yang positif juga ditunjukkan dari penurunan rasio kredit bermasalah atau non-performance loan (NPL) dari 0,94% menjadi 0,86% (Y-o-Y) per 31 Desember 2023 yang mana masih di bawah rata-rata industri.

Dengan membaiknya rasio NPL, Bank berhasil menekan beban pencadangan kerugian kredit atau CKPN sebesar Rp54,02 miliar, turun signifikan 82,14% (Y-o-Y) dibandingkan tahun sebelumnya Rp302,42 miliar. Sedangkan, rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) tercatat sebesar sebesar
81,90% (Y-o-Y) per 31 Desember 2023.

Hana Bank senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid dan sehat dengan mencatat total equity sebesar Rp11,06 triliun per 31 Desember 2023 serta capital adequacy ratio (CAR) dan loan to deposit ratio (LDR) masing-masing sebesar 28,35% dan 128,27%. Hal ini menunjukkan Bank memiliki
kemampuan ekspansi yang kuat.

Di samping itu, laba bersih tercatat Rp453 miliar per 31 Desember 2023, atau turun tipis sebesar 0,96% (Y-o-Y). Bank tetap dapat terus mendorong pertumbuhan laba, salah satunya adalah Bank memiliki peluang untuk melakukan optimasi posisi keuangan sehingga margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) tercatat sebesar 4.33% pada tahun 2023. Sedangkan, Bank mencatatkan pertumbuhan return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing sebesar 1,34% dan 4,42%.

Kinerja baik Hana Bank tidak terlepas dari dukungan penuh Hana Financial Group (HFG), institusi perbankan terbesar di Korea Selatan, salah satunya adalah dengan memperkuat struktur permodalan Hana Bank Indonesia.

“Hana Bank memiliki komitmen jangka panjang untuk dapat terus menjadi mitra Nasabah. Selaras dengan visi ‘growing together, sharing happiness’, kami realisasikan di antaranya dengan terus memperkuat bisnis dan fundamental Bank agar tercapai pertumbuhan yang berkelanjutan, memastikan tata kelola Bank yang semakin baik, serta mendorong inovasi produk dan layanan agar tetap relevan dalam menjawab kebutuhan Nasabah,” tambah Jong Jin Park.

Layanan Digital

Hana Bank terus mengembangkan produk-produk berbasis digital untuk melengkapi layanan yang diberikan melalui kantor cabang. Pada 2023, hampir seluruh transaksi sudah dilakukan melalui kanal digital, banyak pula transaksi yang dilakukan melalui layanan branchless banking seperti MyHana Mobile Banking dan Internet Banking, LINE Bank by Hana Bank, Corporate Banking System (CBS), Automated Teller Machines (ATM).

MyHana Mobile Banking memimpin inisiatif digitalisasi di Hana Bank dengan menyajikan beragam kenyamanan perbankan dan kemampuan dalam menunjang transaksi seperti BI-FAST dan Scan QRIS, serta memiliki fitur Hana AIdvisor sebuah fitur reksadana digital untuk memenuhi tingginya minat terhadap layanan investasi.

LINE Bank by Hana Bank merupakan layanan perbankan digital hasil kerja sama dengan LY Corporation (LINE Financial Corporation) yang mengusung misi sebagai #BestieAndalan dengan menawarkan kemudahan finansial bagi generasi muda Indonesia seperti mempermudah pembukaan rekening tabungan secara digital dengan beragam fitur unggulan seperti bebas biaya transaksi sebanyak 25x per bulan*, Kartu Debit dengan fitur contactless yang memiliki promo menarik melalui kerja sama merchant dengan brandbrand gaya hidup seperti Starbucks, CGV dan lainnya; serta penawaran terbatas deposito dengan bunga hingga 7%p.a. Selain itu, LINE Bank by Hana Bank juga memiliki produk pinjaman tanpa agunan (KTA) dan pinjaman Quick Credit yang menawarkan proses yang singkat, bebas biaya admin dan bunga yang kompetitif.

Sementara itu, Corporate Banking System (CBS) difokuskan untuk melayani Nasabah high-valued dan korporasi dalam memenuhi berbagai transaksi yang bersifat kompleks dan massal, termasuk transfer, pembayaran tagihan, pembelian, dan Top-Up. “Inovasi digital menjadi fokus dalam meningkatkan kepuasan Nasabah kami dalam memberikan layanan yang cepat, aman dan nyaman sehingga dapat menjadi one stop solution bagi Nasabah dalam memenuhi kebutuhan baik perbankan, investasi pada berbagai instrumen, baik reksa dana, obligasi, serta deposito berjangka dengan tingkat suku bunga yang kompetitif,” ujar Park.