BALI (SinarHarapan.id) – Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) ditegaskan bukan sekadar ajang kompetisi. Program ini dirancang sebagai strategi untuk membentuk remaja yang cerdas akademik, matang secara emosional, sosial, dan spiritual.
“Ini bukan sekadar kompetisi, tapi wadah melahirkan agen perubahan yang mampu mengajak sesamanya menjauhi pernikahan dini, seks bebas, dan narkoba,” ujar Wabup Bangli I Wayan Diar saat menghadiri Grand Final Duta GenRe di Penglipuran, Jumat (10/4).
Dia menekankan bahwa generasi muda adalah aset paling berharga bagi Bangli, terlebih dalam menghadapi fase bonus demografi. Di tengah era digital, para remaja yang tergabung dalam duta GenRe juga diharapkan menjadi pelopor literasi digital yang sehat di tengah masyarakat.
Sementara itu dalam ajang pemilihan Duta GenRe Kabupaten Bangli 2026 I Wayan Swandika Pratama dan Ni Ketut Yulia Citra Lestari ditetapkan sebagai pemenang pertama. Pemilihan duta Genre melalui rangkaian seleksi yang panjang dan ketat. Dari total 179 peserta yang mendaftar dari seluruh wilayah Kabupaten Bangli, terpilih 20 finalis (10 putra dan 10 putri) yang berhak tampil di babak Grand Final. Para finalis telah melewati tahap workshop, pelatihan, hingga uji karakter untuk membuktikan kelayakan mereka sebagai Role mode remaja Bangli.
Diar menekankan kepada para juara bahwa kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar. Para juara dan seluruh finalis diharapkan menjadi pribadi yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sosial.












