BALI (SinarHarapan.id) – Merayakan perjalanan tiga tahunnya, Living World Denpasar, pusat perbelanjaan dengan konsep “Home Living & Eat-ertainment” yang dikembangkan Kawan Lama Group, menggelar “GOLD3N BLOOM” yang menghadirkan sejumlah program utama, di antaranya peluncuran program belanja dengan total hadiah Rp3 miliar, 3.000 hadiah untuk pengguna aplikasi My Living, pertunjukan 3.000 tembakan kembang api, festival 300 produk UMKM selama tiga minggu, hingga perayaan puncak yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut.
Selain itu, mall yang terletak di Kelurahan Tonja ini juga memperkuat dampak keberlanjutannya dengan menghadirkan program sosial bertajuk “Menjaga Pertumbuhan dan Kesehatan Anak Kelurahan Tonja” yang diselenggarakan pada 23 Maret 2026 di Bamboo Stage Living World Denpasar.
General Manager Living World Denpasar Maria Lucia Lazuardi menuturkan, perayaan anniversary ketiga ini menjadi momen spesial untuk merayakan perjalanan Living World Denpasar bersama para pengunjung, tenant, komunitas, serta pelaku UMKM lokal. “Melalui ‘GOLD3N BLOOM’, kami berbagi kebahagiaan kepada para pengunjung melalui rangkaian program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara community, culture, dan innovation di Bali. Mulai dari dukungan serta pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, festival kuliner, artist performance, hingga pesta kembang api yang meriah,” ujar Maria Lucia Lazuardi didampingi Group Mall Director Living World Jannywati Hartini di Denpasar, Senin (23/3).
Rangkaian ulang tahun ke-3 Living World Denpasar dimulai pada 22 Maret 2026 dengan festival kuliner yang menghadirkan 300 pilihan makanan dan minuman, yang akan berlangsung hingga 12 April 2026. Perayaan berlanjut pada 23 Maret 2026 dengan pemberian apresiasi kepada tenant, rekan bisnis, dan pengunjung, sekaligus program sosial kepada masyarakat Kelurahan Tonja.
Memasuki puncak perayaan pada 24 Maret 2026, Living World Denpasar menghadirkan peluncuran My Living App & Website sebagai bagian dari transformasi digital untuk meningkatkan pengalaman berbelanja. Pada kesempatan yang sama, diperkenalkan pula program Grand Prize dengan hadiah utama mobil Toyota Zenix dan sepeda motor listrik, serta dimulainya program pengumpulan poin yang dapat ditukarkan langsung dengan berbagai hadiah menarik.
Sebagai penutup kemeriahan acara, perayaan anniversary ini akan dimeriahkan oleh penampilan spesial dari musisi Adrian Khalif dan pertunjukan 3.000 tembakan kembang api yang spektakuler, serta menjadi highlight dari rangkaian perayaan “GOLD3N BLOOM.”
Sementara itu, Jannywati Hartini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pengunjung dan masyarakat Bali, karena sudah menyatu dengan Living World. “Kami punya konsep yang berbeda di mana Living World Denpasar ini menggunakan pendekatan terhadap people, art, culture dan nature sudah menyatu. Separuh dari tenant di Living World ini menyatu dengan UMKM, kami mewadahi UMKM untuk bisa bertumbuh bersama kami,” ujar Jannywati.
Living World Denpasar Turut Jaga Pertumbuhan dan Kesehatan Anak Kelurahan Tonja
Sebagai wujud komitmen dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar, Living World Denpasar menghadirkan program sosial bertajuk “Menjaga Pertumbuhan dan Kesehatan Anak Kelurahan Tonja” yang diselenggarakan pada 23 Maret 2026 di Bamboo Stage Living World Denpasar. Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan Posyandu, khususnya dalam menunjang kesehatan dan tumbuh kembang anak di wilayah Kelurahan Tonja.
Kelurahan Tonja yang berada di sekitar kawasan Living World Denpasar terdiri dari 10 banjar, dengan sekitar 150 balita yang aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Living World Denpasar menyalurkan berbagai bantuan fasilitas guna menunjang operasional Posyandu agar semakin optimal.
Bekerja sama dengan AZKO, INFORMA, dan Toys Kingdom, bantuan yang diberikan meliputi 10 unit timbangan bayi digital, 200 botol minum anak, serta 150 paket mainan yang didistribusikan ke 10 banjar. Dukungan juga datang dari Rumah Sakit Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah melalui edukasi tumbuh kembang anak oleh dokter spesialis, serta layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
3 Tahun Tumbuh Bersama Masyarakat Bali
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, Living World Denpasar secara konsisten menghadirkan berbagai inisiatif sosial dalam tiga tahun terakhir yang mencakup aspek lingkungan, kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Di bidang lingkungan, Living World Denpasar telah mengumpulkan 158 kilogram sampah botol plastik serta mengolah 64 kilogram limbah sumpit menjadi berbagai produk fungsional yang dimanfaatkan kembali di area mal. Upaya keberlanjutan ini juga diperkuat melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 502,2 kWp yang berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon hingga 600,65 ton, setara dengan penanaman sekitar 821 pohon, serta kegiatan rutin pembersihan lingkungan dan sungai bersama masyarakat Kelurahan Tonja.
Di bidang kesehatan, berbagai program seperti donor darah dan pemeriksaan kesehatan rutin telah menjangkau ratusan masyarakat, dengan total sekitar 373 kantong darah yang berhasil dihimpun dari lebih dari 500 partisipan, serta lebih dari 20 kegiatan cek kesehatan yang mencakup kesehatan fisik, mental, hingga tumbuh kembang anak.
Sementara itu, dalam aspek sosial, Living World Denpasar telah menyalurkan sekitar 1.500 paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, sekaligus menghadirkan berbagai program dukungan bagi anak-anak disabilitas melalui layanan kesehatan dan edukasi.
Dalam pemberdayaan komunitas, Living World Denpasar turut aktif mendukung UMKM lokal melalui penyediaan area usaha, fasilitasi business matching, hingga edukasi perdagangan di pasar modern, dengan total 220 UMKM yang telah berpartisipasi sepanjang tahun 2025. Selain itu, Living World Denpasar juga menjadi ruang terbuka bagi komunitas seni, budaya, musik, dan institusi pendidikan untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang memperkenalkan serta melestarikan budaya Bali.
“Bagi kami, tiga tahun ini bukan hanya tentang pertumbuhan sebuah destinasi, tetapi tentang hubungan yang terjalin dengan masyarakat di sekitarnya. Setiap kolaborasi, setiap program sosial, hingga setiap momen yang tercipta bersama pengunjung menjadi bagian dari cerita bersama yang terus berkembang. Kami berharap Living World Denpasar dapat selalu menjadi ruang yang hangat, inklusif, dan relevan bagi masyarakat.” tutup Maria.
Sebagai pionir dari pusat perbelanjaan dengan konsep zona yang terintegrasi antara tenancy mix, arsitektur, serta ambience dan event membuat pengalaman belanja menjadi lebih menarik, Living World juga menerapkan nilai-nilai keberlanjutan melalui implementasi bangunan eco-friendly, pengembangkan komunitas, dan pelestarian lingkungan.
Living World pertama mulai beroperasi di Alam Sutera, Tangerang tahun 2011 dan menjadi sebuah destinasi unik di Jantung Alam Sutera dengan luas area 140.000 m2. Living World kedua dibuka di Pekanbaru, Riau tahun 2018 dengan luas area 90.000 m2. Living World Pekanbaru menyediakan kebutuhan gaya hidup dengan pilihan produk lengkap dari merek lokal dan internasional, dengan suguhan event-event atraktif. Living World ketiga dibuka di Denpasar, Bali, dengan luasan area 120.000 m2, Living World Denpasar menjadi pusat perbelanjaan yang ramah lingkungan dan terbesar di Bali yang memadukan arsitektur yang sarat akan budaya ikonik Bali. Living World Kota Wisata, Cibubur yang merupakan Living World keempat dengan luas area 200.000 m2 ini mengusung kekayaan bentang alam tropis Indonesia dan menjadi Living World pertama yang dikembangkan secara joint venture oleh Kawan Lama Group dan Sinarmas Land.
Sebagai wujud komitmen untuk menjadi destinasi belanja favorit keluarga, Living World kelima dibuka di Grand Wisata, Bekasi pada tahun 2025 dengan luas area 82.000m2. Living World secara konsisten melakukan ekspansi dan siap hadir di kota-kota besar lain sebagai destinasi belanja favorit keluarga.










