BALI (SinarHarapan.id) – Sebelumnya warga Nusa Penida, Klungkung digegerkan dengan temuan dugaan kerangka manusia tanpa identitas di pesisir pantai depan Rumah Marta, Dusun Ceningan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, pada Selasa (24/2) lalu. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa korban dan motifnya.
Jenazah tanpa identitas sempat dititip di RS Gema Shanti Nusa Penida. Karena lama belum terungkap siapa korban ini dan belum ada pihak keluarga yang mengakui, petugas memutuskan menguburkan kerangka manusia dalam kondisi tidak utuh tersebut di tempat Pemakaman Umum Desa Kampung Toya Pakeh, Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (28/2).
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya menyampaikan, pemakaman jenazah tanpa identitas ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan Polri kepada setiap individu tanpa memandang latar belakang maupun identitas.
“Polri hadir untuk memastikan setiap jenazah diperlakukan secara manusiawi, sekaligus menjalankan prosedur hukum dan identifikasi forensik guna mengantisipasi kemungkinan adanya pihak keluarga yang mencari di kemudian hari,” tegas Kompol I Ketut Kesuma Jaya.
Kegiatan pemakaman dipimpin Kapolsek Nusa Penida melibatkan 15 personel Polsek Nusa Penida, 4 tenaga medis RS Gema Shanti Nusa Penida, Kepala Desa Kampung Toya Pakeh, Dwi Jati Susanto, serta masyarakat setempat. Koordinasi dengan pemerintah desa telah dilakukan sebelumnya untuk penyediaan lokasi pemakaman.












