BALI (SinarHarapan.id) – Komunitas Melati yang berasal dari lingkungan sekitar Nuansa Kori dalam 16 tahun kebersamaan, secara rutin menggelar kegiatan sosial, serta rekreasi bersama, seperti perjalanan ke Bedugul. Untuk kegiatan ke depan, komunitas Melati berencana mengunjungi panti asuhan saat Maulid Nabi, Agustus mendatang.
Kehadiran keluarga Melati yang menjadi wadah bagi kalangan ibu-ibu di Jalan Nuansa Kori Barat IV No.8, Ubung Kaja, Denpasar pada Sabtu (21/2) menggelar buka puasa bersama (bukber) yang digelar sebagai momen memperingati 16 tahun kebersamaan komunitas tersebut. Kegiatan ini digelar secara khusus karena bertepatan dengan putaran terakhir arisan anggota.
Koordinator Melati, Lutfi Hidayati mengatakan, komunitas yang terbentuk sejak 7 Juli 2010 tersebut, hingga kini tetap menjaga hubungan kekeluargaan di antara para anggotanya.
“Hari ini keluarga Melati memperingati yang ke-16 tahun sekaligus kita buka puasa bersama. Alhamdulillah sampai sekarang kita tetap menjalin tali silaturahmi dengan teman-teman. Bahkan dengan teman-teman yang di luar Bali seperti Jakarta, Surabaya dan Palembang kami tetap menjalin tali silaturahmi,” ujar Lutfi Hidayati.
Saat ini, tambah Lutfi, komunitas Melati memiliki 11 anggota inti. Namun jika dihitung bersama keluarga, jumlah yang terlibat bisa mencapai sekitar 40 orang. Kegiatan yang dilakukan pun beragam, salah satunya kegiatan sosial dengan mengunjungi panti asuhan secara sukarela. “Insya Allah kegiatan seperti itu akan terus dilakukan,” jelas Lutfi.
Menurutnya, makna dari komunitas Melati adalah menyambung tali silaturahmi tiada batas. Komunitas ini juga menjunjung nilai kebersamaan dalam keberagaman. “Kami di Melati ini Bhinneka Tunggal Ika, ada Hindu, ada Muslim, ada Kristen, semua jadi satu. Kami tidak melihat dari mana asalnya, agamanya apa, atau profesinya,” ungkapnya. Ke depan, ia berharap komunitas Melati tetap solid dan kompak dalam berbagai situasi.












